RSS

Hubungan jaga malam dan berat badan koass

30 Aug

Jaga malam merupakan kegiatan yang benar-benar menguras energi, sehingga stamina prima mutlak harus selalu dipersiapkan sebelum jaga. Terkadang dalam seminggu, seorang koass bisa mendapat giliran jaga sampai empat kali, tetapi ini tergantung koass yang bersangkutan lagi stase di Bagian apa. Koass yang lagi stase di Bagian mayor akan mendapatkan frekuensi jaga yang lebih sering.
Nah, apa hubungan antara jaga malam dan berat badan koass?!?. Walaupun belum ada yang meneliti, tetapi kedua variabel ini boleh jadi berhubungan dan berbanding lurus. Ini dapat dilogikakan bahwa saat jaga malam, seorang koass tentunya tidak tidur, padahal saat malam semakin larut, lambung pun kosong, perut terasa lapar, apalagi dengan ditambah banyaknya energi terkuras untuk menulis status, memeriksa pasien dll saat malam itu.
Koass pun mensiasati dan menyadari hal itu. Dia pun kemudian membawa cemilan atau snack untuk mengganjal perut. Jika ini sudah cukup, mungkin tak akan ada perubahan yang signifikan pada seorang koass. Tapi bagaimana dengan koass yang sering “kabur” waktu dinihari? Biasanya “invasi” dilakukan di warung-warung tenda yang lokasinya dekat rumah sakit. Golongan koass inilah yang berat badannya cenderung meningkat sedikit demi sedikit.
Andai mereka dapat giliran jaga empat kali dalam sepekan. Hmm… dapat dibayangkan setelah beberapa bulan kemudian. Entah itu lingkar perut mereka yang semakin membuncit, pipi yang semakin membulat atau lipatan lemak tubuh yang semakin jelas terlihat.
Jangan salah, stress yang sering dialami para koass pun kemungkinan juga berbanding lurus dengan peningkatan berat badan mereka. Ada beberapa koass yang tengah stress mengaku makan lebih banyak dari biasanya, baik itu kualitas maupun kuantitas makanan dibanding hari-hari biasanya saat tidak stress. Boleh percaya atau tidak.
Kalau kalian rajin dan ingin membuktikan, sebelum masuk koass di suatu Bagian, timbanglah badan dan hitunglah berapa lingkar perut kalian, kemudian simpan baik-baik data tersebut. Setelah selesai koass di Bagian tersebut, lakukan hal serupa dan bandingkan data sebelum dan sesudah. Selamat menco

Advertisements
 
5 Comments

Posted by on August 30, 2011 in kisah koass

 

Tags: , , , , ,

5 responses to “Hubungan jaga malam dan berat badan koass

  1. Galuh Lintang

    September 2, 2011 at 10:14 am

    haha… stres memang bikin naik BB

     
  2. Deewy Nasution

    September 12, 2011 at 10:03 pm

    Bisa dibuat untuk penelitian tu….
    kebetulan lagi stase kesmas…hehe..

    like this post..

     
  3. Lintang Fardyani

    December 21, 2011 at 3:40 pm

    Waah, saya ga sengaja nemu blog ini. Isinya menarik banget dan menambah banyak pengetahuan saya yang masih SMA di kelas 2 ini. Tapi sejujurnya, saya masih bingung. Sekalian aja, boleh tanya gak?
    Koass itu maksudnya gimana sih (detailnya)? Trus kalo mau jadi koass mesti di satu bagian doang apa pindah2 ya? Biasanya koass libur berapa kali seminggu?
    Makasih sebelumnya, maaf kalau banyak tanya, hehe.

     
  4. novia yerli

    June 29, 2013 at 2:35 am

    Hmm…crita nya lumayan mnarik. Bisa mmbuat aq lbih tau gimna koas itu. Bnyk yg blg klw koas itu serba salh, dan sllu d bntak2 klw slh n srg di surh2. apakah itu bnr? Sbnr nya koas tu enk gk sih? Tlg jlsin dong.. Krna aq jg calon dokter. Otomatis kdepan nya pst mrasakan koas jg. Tp aq pngn lbh tau gimana koas itu?

     
    • aulia rachman

      February 12, 2015 at 10:54 pm

      Memang,koass itu ya hampir selalu disalahkan terus,,ga papa..pembelajaran..nanti ngerasain aja kok,,,hehe

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: